Top ↑ | Archive | Ask me anything

Klinik Jurnalistik 2014: Mahasiswa dan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Hari pertama, 8 Oktober 2014: workshop penulisan jurnalistik dan fotografi jurnalistik oleh Mbak Ida dan Mas Iwan yang merupakan Wartawan dari Harian Kompas.

Hari Kedua, 9 Oktober 2014 bertempat di perpustakaan pusat lt. 6 Universitas Indonesia Kampus Depok, Jabar.
More than 250 participant had been registered!

Hari ketiga, 14 Oktober 2014: company Visit ke Harian Kompas di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah.

Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya khususnya kepada Harian Kompas yang membantu acara ini dari awal sampai akhir sebagai Partner Official dari rangkaian Klinik Jurnalistik 2014.

Terimakasih kepada sponsor utama kami Prudential Indonesia. Juga kepada Dikti, Kemenlu, aseancom2015 dan lain-lain.

Terimakasih kepada partner in crime di Suma, Josua Roniasi. Akhirnya acara ini bisa berlangsung dengan baik. Setelah diprepare dari awal tahun. Sempet gonta ganti PO. Pusing mikirin acara. Belajar ttg aec ampe mabok. Punya ‘anak-anak’ yang rada ajaib! Ditolak sana sini…hahahaha

Dengan selesainya proker ini, menyempurnakan seluruh proker gue sebagai Project Manager Suma 2014. Thank God! Finally it’s over. Hahahaha

Harapan gue semoga tahun2 selanjutnya divisi project perusahaan bisa lebih canggih lagi! Dapet mitra lagi. Bisa nyelenggarain pengorganisasian acara yang jauh lebih oke dan Klinik jurnalistik yang cetar membahanaaaa… Yey!

Dah segitu aja curhatnya :’

Aku menemukan satu definisi lagi untuk kata cinta.
Cinta mungkin akan membuatmu menangis, marah, sedih, kesal dan lain sebagainya dan tak ada lain yang bisa menyembuhkan kecuali cinta itu sendiri. Tapi anehnya, walau dirimu akan menangis, marah, sedih, kesal kamu masih tetap akan cinta, bahkan lebih jatuh cinta daripada sebelumnya.

Cinta punya satu porsi sendiri dihatimu yang tak akan mampu menghilang hanya dengan dinamika yang disebabkan olehnya.
Tapi disamping kekuatannya, ternyata cinta juga bisa rapuh jika tak segera dihapuskan air mata ketika menangis, diucapkan kata maaf dan ditenangkan ketika amarah sedang memuncak.
Dan cinta bisa langsung hilang seketika ketika dia tau dikhianati. Tau tak ada lagi tempat yang sama. Moment yang sama. Kisah yang sama.

Kenyataan Perasaan

Kalo dari judulnya keingetan sama lagu kerispatih ya.
Kenyataan Perasaan.

Abis baca http://m.kaskus.co.id/thread/542da1179e740462298b456d, jadi mikir…..banyak banget.

Sedih. Tiba-tiba. Tapi ada lucu dan senangnya juga sih.
Ibaratnya, cinta gue sama pacar gue yang sekarang ini lagi dimasa jenuh.
Ditambah ortunya gak setuju dengan gue karena masalah rasis.
Hal itu juga yang memperkuat pacar gue mau mutusin gue minggu lalu. Tapi berhasil gue pertahankan.

Tapi kok makin kesini, kayaknya gpp deh putus. Toh, masalah ini tuh udah kayak prinsip keluarganya dia juga.
Gue gak mau kedepannya dia jadi susah karena gue di keluarganya. Lagian banyak banget perbedaan di cara berfikir gue dan dia. Yang sering kita keluhin bareng-bareng.
Iya sih gue sayang banget sama dia, dan gue tau betul diapun begitu.
Tapi, dia sangat patuh kepada keluarganya. Gue gak mungkin untuk maksa2 dia kawinin gue gitu aja tanpa restu dari keluarganya.

Gue ngerasa nyaman senyaman itu loh, dengan dia. Gue juga sesayang itu loh dengan dia.
Tapi akhir2 ini gue ngerasa banget, dia mulai berkurang rasa sygnya ke gue.
Dia mulai minta hal2 yang agak impossible utk gue lakuin dalam waktu singkat.
Misalnya gue merubah sifat dan sikap gue guna disukain sama nyokapnya.
Ya, gue tumbuh dri kecil dengan sikap dan sifat seperti ini. Agak sulit bagi gue untuk ngerubahnya. Ya gue pasti berusaha kok. Tapi dalam waktu sibgkat itu susah. Walau gue meng claim bahwa gue udah sedikit berubah tapi dia tetep gak ngeliat itu di gue dan tetep maksaain terus2an . Emang baik kok maksudnya.
Mungkin gue cuman butuh waktu tambahan.

Ya doakan saja ya semoga apapun yang terjadi nanti adalah yang terbaik.
Kadang kembali bersatu itu hanya untuk meyakinkan bahwa berpisah merupakan jalan terbaik.

Xo,
Juliana P Inderadjaja

Semacam prolog kalau di novel. Yang Mencekam. Yang Menyakitkan. Bahkan pun kalau aku punya pilihan. Tak akan aku disitu. Susunan kata yang tersusun rapih siap membunuh karakterku. Terimakasih atas paragrafmu. Tokoh ini telah mati. Cari saja lagi plot indah yg kau imajinasikan.

Pengen ngeluh sama orang. Tapi setelah difikir itu kesalahan gue juga. Salah dalam memilih orang utk ngelola sesuatu. Gue sebagai penanggung jawab rasanya sakit. Kayak diputusin. Rasanya keg dikecewain. Aaaa…

Mungkin hati manusia terdiri dari beberapa bagian. Satu bagian untuk keluarga, bagian lainnya untuk teman dan rekan, bagian lainnya untuk passion hidupnya, dan bagian keempat untuk pendamping hidupnya. Di masing-masing bagian mempunyai porsi yang berbeda-beda untuk manusia-manusia terpilih untuk dapat mengisi bagian di hatinya. Kamu butuh perjuangan dan pengorbanan utk memiliki porsi yang besar dalam hati seseorang. Jadilah bagian yang paling besar, rebut bagian-bagian kecilnya. Simpanlah hatinya hanya untuk dirimu sendiri. Jaga dirinya, kepercayaannya, keindahan dirinya. Karena tidak ada yang salah untuk memonopoli hati seseorang selama kamu seorang “keeper”.

Jangan

Jangan.
Jangan pergi.
Ini salahku. Percayalah lagi kepadaku.
Jadilah lagi rumahku. Tempat berlindungku, rasa nyamanku, penyambung segala ideku.

Jangan.
Jangan pergi.
Dunia ini tak kan lagi sama tanpamu disisiku. Ini salahku.
Percayalah lagi padaku.
Tidak ada skenario masa depanku tanpa dirimu.

Aku sayang kamu, tinggalah disini. Berusahalah sekali lagi untukku.

Syukur. Cukupkan lah hamba dengan semua yang Engkau beri dan pilihkan untukku. Jauhkan hamba dari murkaMu. Kuatkan hati hamba dari seluruh cobaanMu. Dekaplah hamba untuk terus bersujud kepadaMu. Selamatkan hamba dari ujian duniaMu. Sungguh hamba hanya umat yang lemah.

What I really want is to live with you. Staring at your eyes in the morning while you still asleep. Make some coffee and bread toast for you to breakfast in bed. Cook some food with you. Having a deep conversation about everything with you. We may not agree each other thought, we could argue, and hate each other that time. But we make up soon, like we always do. Convince each other that life we are going to through will be fine. Obstacles could comes up. But, we will face it together and that’s the way it is! Listen to your problem and you listen to mine. Hold each other hands and convince each other heart to some tough decision of life. We travel to a new places we’ve never been. Learn new things together. You may fall in like with another women, and I may fall in like with another men. But, heart will stay fall in love with you. You complete me for me. It’s enough. And life time could be not enough for us to share our love.